![]() |
| Petugas Satpas memberikan pendampingan ujian SIM kepada peserta (foto: ig satpas polres subang) |
Pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) identik dengan proses yang kaku dan menegangkan. Namun, suasana berbeda terlihat di Satpas Polres Subang melalui program “Polantas Menyapa” yang mengedepankan pelayanan humanis, komunikatif, dan ramah terhadap masyarakat.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan pelayanan publik di lingkungan Satpas Polres Subang. Petugas tidak hanya menjalankan proses administratif, tetapi juga aktif memberikan pendampingan dan edukasi kepada para pemohon SIM agar merasa lebih nyaman selama mengikuti tahapan pelayanan.
Pantauan di lokasi menunjukkan petugas Satpas Polres Subang secara aktif menyapa dan berinteraksi langsung dengan pemohon. Mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan administrasi, hingga ujian teori dan praktik, masyarakat diberikan arahan secara jelas dan komunikatif. Pendekatan tersebut dinilai mampu mengurangi rasa gugup maupun tekanan yang kerap dirasakan pemohon saat mengurus SIM.
Program “Polantas Menyapa” juga difokuskan untuk membantu pemohon yang baru pertama kali membuat SIM, lanjut usia, maupun penyandang disabilitas agar mendapatkan pelayanan yang lebih mudah dan aksesibel. Dengan suasana pelayanan yang lebih santai dan bersahabat, pemohon diharapkan dapat memahami setiap prosedur dengan baik tanpa merasa tertekan.
Selain menghadirkan pelayanan humanis, Satpas Polres Subang turut menekankan pentingnya edukasi keselamatan berlalu lintas. Petugas memberikan penjelasan mengenai tata cara ujian serta pentingnya memahami aturan berkendara demi meningkatkan kesadaran tertib lalu lintas di masyarakat.
Melalui program “Polantas Menyapa”, Satpas Polres Subang terus berupaya menghadirkan pelayanan SIM yang cepat, transparan, dan profesional. Pendekatan humanis tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian sekaligus menciptakan pelayanan publik yang semakin modern dan berkualitas.
