Becikinfo.Com | Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, memilih tidak menanggapi kabar yang menyebut sejumlah tokoh sebagai koordinator penyebaran isu ijazah palsu miliknya yang belakangan kembali mencuat ke publik.
Nama-nama yang dikaitkan dalam isu tersebut antara lain Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, tokoh agama Rizieq Shihab, serta Ketua DPR RI Puan Maharani.
Saat ditemui awak media di kediaman pribadinya di kawasan Solo, Jumat (3/4), Jokowi menegaskan tidak ingin berspekulasi maupun melontarkan tuduhan terhadap pihak mana pun terkait isu tersebut.
“Saya tidak mau berspekulasi dan saya juga tidak mau menuduh siapa pun. Biarkan proses hukum dan proses yang lain berjalan apa adanya,” ujar ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut.
Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa dirinya menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada mekanisme hukum yang sedang berjalan. Ia juga enggan memberikan tanggapan ketika ditanya mengenai dugaan keterlibatan Rismon Sianipar, dan meminta awak media untuk menanyakan langsung kepada yang bersangkutan.
Sikap tersebut sejalan dengan langkah hukum yang sebelumnya telah ditempuh terkait polemik tudingan ijazah palsu yang masih menjadi perhatian publik hingga saat ini.
